PERBANDINGAN ALGORITMA ALPHA-BETA PRUNING DAN MTD(f) PADA ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK PERMAINAN FANORONA

Veronica Lestari Moestafa1, Prof.Dr.The Houw Liong2, Elisafina Siswanto, S.T., M.T.3
Departemen Teknik Informatika
Institut Teknologi Harapan Bangsa
Bandung, Indonesia

 

Abstrak – Permainan Fanorona adalah permainan yang berasal dari Madagascar dan dimainkan oleh dua orang pemain di atas sebuah papan. Fanorona merupakan permainan dengan perfect information yaitu setiap pemain dapat mengetahui posisi lawan dan pilihan langkah yang tersedia. Pembuatan artificial intelligence pada permainan Fanorona akan menggunakan metode Alpha-Beta Pruning dan MTD(f). Hasil dari tugas akhir ini adalah aplikasi permainan Fanorona yang dapat dimainkan dalam mode player melawan player, player melawan computer, dan computer melawan computer dalam berbagai ukuran. Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan bahwa penggunaan metode Alpha-Beta Pruning dapat memberikan solusi pencarian langkah terbaik, meskipun kecerdasannya dipengaruhi oleh cara penghitungan poin. Selain itu, metode MTD(f) dapat memberikan waktu pencarian yang lebih singkat dibanding metode Alpha-Beta Pruning.
Kata kunci : Fanorona, artificial intelligence, Alpha-Beta Pruning, MTD(f)

 

 

Abstract – Fanorona games are games from Madagascar and is played by two players on a board. Fanorona is a game with perfect information that is every player knows the opposing position and available move options. Artificial intelligence in this game Fanorona will use Alpha-Beta Pruning methods and MTD (f). The results of this thesis is the application of Fanorona game that can be played in player versus player mode, players fight against the computer, and the computer against the computer in a variety of sizes. Based on the test results, it was found that the use of Alpha-Beta Pruning method can provide the best search solution step, though its intelligence is affected by the method of calculation points. In addition, the method MTD (f) provide a shorter search time than Alpha-Beta Pruning method.
Keywords : Fanorona, artificial intelligence, Alpha-Beta Pruning, MTD(f)

‘unexpected link between solar activity and climate change’ found in Greenland ice

sainsfilteknologi:

strong correlation between solar minima and a colder climaaate

Originally posted on Watts Up With That?:

thumb its the sunLund University have published a reconstruction of solar activity vs snow accumulation in Greenland, which indicates a strong correlation between solar minima and a colder climate.

‘The study shows an unexpected link between solar activity and climate change,’ Dr Muscheler said in a press release.

‘It shows both that changes in solar activity are nothing new and that solar activity influences the climate, especially on a regional level. ‘Understanding these processes helps us to better forecast the climate in certain regions.’

View original 545 more words

Jawa Dihantui Krisis Listrik 2016, Ini Kata CT

sainsfilteknologi:

Krisis Listrik

Originally posted on Indonesian Companies News:

Hatta Rajasa selama 5 tahun Menko ngapain aja ya ? Mungkin Prestasi besar Hatta R adalah  berhasil menjadi besan Presiden SBY.

 

 

 

 

Maikel Jefriando – detikfinance
Jumat, 15/08/2014 19:46 WIB
 
 
 
 
Jakarta -PT PLN (Persero) menyatakan, pulau Jawa terancam krisis listrik pada 2016 atau 2 tahun lagi. Pemerintah menyatakan, pembangunan infrastruktur kelistrikan harus dikebut.

Menko Perekonomian Chairul Tanjung mengatakan, jumlah pembangkit listrik di Jawa saat ini relatif cukup. Namun bila tidak ada pembangunan pembangkit baru, pasokan listrik tak sanggup menahan peningkatan jumlah permintaan listrik.

“Di Jawa kalau tidak melakukan pembangunan (pembangkit listrik) luar biasa, dalam 2-3 tahun itu ya kurang lagi. Jadi bangun secepat mungkin,” ujar pria yang akrab disapa CT di kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (15/8/2014).

Selain itu, CT mengatakan, jaringan distribusi listrik untuk Jawa-Bali saat ini juga harus dibangun kembali. Karena bila tidak, tak akan sanggup mengaliri peningkatan kapasitas…

View original 59 more words