M 7.2 – 105km W of Murghob, Tajikistan Time: 2015-12-07 07:50:06 UTC; Location: 38.258°N 72.767°E; Depth: 26.0 km
Planet X (Nibiru)
Planet X
Kalangan “orang dalam” di NASA, DoD (badan inteligensi militer), SETI maupun CIA sudah memprediksikan, kalau 2/3 dari penduduk planet bumi akan punah, ketika terjadi pergantian kutub, yang disebabkan kedatangan Planet X. Sisa populasi yang bertahan hidup, terancam bahaya kelaparan dan radiasi elemen, dalam jangka waktu 6 bulan setelah kejadian ini.
Semua operasi rahasia menyadari kenyataan ini, dan sudah menyiapkan diri mereka. Konon, Vatikan juga mengetahui hal tersebut. Namun sayangnya, masyarakat luas dibiarkan begitu saja tanpa informasi, dibiarkan terlena dengan kehidupan sehari-hari, tanpa punya kesempatan untuk menyiapkan diri menghadapi bencana ini.
Ada apa sebenarnya ?
Bocornya segelintir informasi dari kalangan “orang dalam” dan para pengamat, membuat publik mulai tertarik akan hal ini. Kenapa bencana ini begitu dirahasiakan dari masyarakat luas? Jika sampai membuat kegemparan global, maka akan mempengaruhi pasar uang serta mengakibatkan lumpuhnya perekonomian dunia.
Seharusnya masyarakat luas diberikan kesempatan untuk mempersiapkan diri. Mudah-mudahan, setelah membaca ini, kita bisa semakin waspada…
View original post 2,745 more words
Expert Says Nibiru Planet X Visible in December 2015
Nibiru is coming
What in the world is going on?
Published on Mar 11, 2015
Nibiru is still too far out to be seen, we will first see the Planet X in the sky as a new star, and it will progressively get bigger and bigger; the time frame will be in the month of December 2015 — he detailed. When Planet X Nibiru is imminent, the government will utilize a “giant synthetic terrorist event” or an epidemic out of control to declare martial law, he added.
Analyzing the Solar Dwarf Twin – or “Nibiru”, “Planet X”, Red Star Kachina, Nemesis, the Destoyer, Wormwood, Hercolubus, the Winged Disc
Bob Fletcher appeared and discussed what his investigations have revealed regarding the controversial Nibiru and the elite’s preparations to survive the reappearance what is commonly known as Planet X. Mr. Fletcher is arguably one of the leading experts on the Planet X / Nibiru threat to the world.
Fletcher explains right up…
View original post 133 more words
Sistem Pakar Penyakit Tuberkulosis Paru Dengan Membandingkan Metode Fuzzy Logic Tsukamoto Dan Metode Dempster-Shafer
Sistem Pakar Penyakit Tuberkulosis Paru Dengan Membandingkan Metode Fuzzy Logic Tsukamoto Dan Metode Dempster-Shafer
#1Ronal Lengkong, #2The Houw Liong, #3Ken Ratri Retno Wardani
#1Teknik Informatika, Institut Teknologi Harapan Bangsa
Bandung, Indonesia.
1ronallengkong@gmail.com
2thehl007@gmail.com
3ratri.ken@gmail.com
Abstract— Sistem pakar penyakit tuberkulosis paru adalah suatu sistem aplikasi komputer yang dibuat dengan mengadopsi pengetahuan seorang dokter dalam mendiagnosis penyakit tuberkulosis paru, sehingga sistem mampu membantu dokter dalam mendiagnosis suatu penyakit tuberkulosis. Metode yang dipakai dalam implementasi sistem pakar adalah metode fuzzy logic Tsukamoto dan metode Dempster-Shafer, sehingga bisa membandingkan perbedaan hasil output yang keluarkan oleh kedua metode tersebut. Alasan memakai kedua metode tersebut adalah karena kedua metode tersebut sering dipakai dalam implementasi sistem pakar khususnya dibidang diagnosis penyakit. Dari implementasi yang dilakukan hasil yang dikeluarkan oleh metode fuzzy logic Tsukamoto mengeluarkan nilai error total sehingga digunakan salah satu metode learning yaitu mean absolute deviation untuk meminimalkan nilai error total tersebut. Hasil yang dikeluarkan oleh sistem mampu mendiagnosis penyakit tuberkulosis dengan nilai ketepatan di atas 0.4 dari range nilai 0 sampai 1.
Keywords— sistem pakar, tuberkulosis paru, fuzzy logic Tsukamoto, Dempster-Shafer, mean absolute deviation
Planet Nibiru, Penyebab Kiamat ! !
Apakah Bumi akan Tertabrak Meteor SEPTEMBER 2015? APAKAH INI pertanda Hari TUHAN Dimulai?
waspada!!!
Ancaman ‘End of days’, Dihantam Asteroid: Diam-diam NASA Beraksi?

Mungkin masih segar dalam ingatan kita saat ilmuwan Profesor Brian Cox pernah mengatakan bahwa kita tengah menghadapi risiko berhadapan dengan asteroid, tapi kita tidak menganggapnya secara serius.
“Ada asteroid dengan nama kita terpancang di sana yang akan menghantam kita,” kata Cox, 46 tahun, kepada MailOnline.
Kenyataannya, bumi yang nyaris kiamat itu hampir terjadi beberapa bulan lalu. “Kita tidak melihatnya,” ujar Cox. “Kita melihat jalan keluarnya, tapi jika kita meleset sedikit saja, asteroid itu akan melenyapkan kita. Hal-hal seperti ini bisa saja terjadi.”
Baru-baru ini, pada Maret lalu, diketahui ada sebuah asteroid yang dinamakan 2014 EC berjarak sekitar 61.637 kilometer dari bumi, atau sekitar seperenam jarak antara bulan dan bumi. Dan itu bukan satu-satunya asteroid yang mengancam bumi. The National Aeronautics and Space Administration (NASA) baru-baru ini tengah melacak keberadaan 1.400 asteroid yang berpotensi membahayakan bumi dan diperkirakan ke depan akan mencapai…
View original post 979 more words
Nibiru is Approacing