Sains dan Agama, Peranannya Dalam Kehidupan Manusia dan Dalam Hakekat “Kebenaran”

SS

Strategika!

sains.jpg

Ditulis oleh Efendi Arianto pada Jul 5, 2007. Silahkan mengutip dengan menyebutkan sumbernya.

I. PENDAHULUAN

F. Budi Hardiman menyampaikan melalui tulisannya di harian Kompas, Jumat, 02 Februari 2007, dalam “Sains dan Pencarian Makna: Menyiasati Konflik Tua antara Sains dan Agama”, secara garis besar, ada tiga posisi untuk memahami hubungan antara sains dan agama dalam pencarian makna. Dengan makna di sini dimaksudkan terutama ’kebenaran’. Pertama, sains dan agama memiliki teritorium yang berbeda dalam pencarian makna. Kedua, agama dan sains dapat dibawa ke dalam arena yang sama dalam pencarian makna. Dan ketiga, agama dan sains menerangi realitas yang sama, namun dengan perspektif yang berbeda.

Diskusi mengenai keterkaitan antara sains dan agama memang sejak mula sangat menarik karena setiap pendapat akan ditanya mengenai hakekat keterkaitan tersebut. Apakah alam dan iman, iptek dan agama, harus menjadi tesis-antitesis? Masing-masing memiliki prinsip dan pembenaran sendiri. Yang pasti adalah, perbedaan pendapat, tesis-antitesis ini, menuntut penengahan debat…

View original post 3,726 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s