SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT MATA GLAUKOMA PRIMER MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5

SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT MATA GLAUKOMA PRIMER MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5

Reja Raisa Agustina1, The Houw Liong2, Ken Ratri Retno Wardhani3
Departemen Teknik Informatika
Institut Teknologi Harapan Bangsa
Jalan Dipati Ukur no.83-84
Bandung 40132
reja.raisa@gmail.com1, thehl2007@gmail.com2, ratri.ken@gmail.com3

Abstrak – Terkait dengan kesehatan mata, kini dengan tingkat teknologi yang lebih maju dalam dunia ke dokteran banyak rumah sakit yang menggunakan bantuan alat canggih untuk mempermudah dan meningkatkan efektifitas kerja petugas medis seperti perawat dan dokter. Mata memiliki banyak jenis penyakit, salah satu penyakit mata yaitu glaukoma merupakan penyebab kedua kebutaan utama di dunia setelah katarak atau kekeruhan lensa, dengan jumlah penderita diperkirakan sebanyak ± 70.000.000 orang. Maka muncul sebuah gagasan untuk merancang sistem pakar yang dapat menangani penyakit glaukoma, tetapi tidak semua glaukoma karena keterbasan waktu dan informasi yang dapat diperoleh dari para pakar penyakit mata. Sistem pakar akan mewakili ilmu para pakar penyakit mata, karena sistem pakar merupakan sistem yang diberi ilmu artificial intelegence (kepintaran buatan) dibidang tertentu. Menggunakan ilmu algoritma C4.5 yang dapat merepresentasikan aturan dalam men-diagnosa penyakit glaukoma primer. Metode penelusuran forward chaining digunakan karena cocok untuk penelusuran yang faktanya sudah dimiliki atau diketahui sebelumnya, mengikuti rancangan basis pengetahuan sistem pakar yang dibuat berdasarkan fakta yang dimiliki. Hasil pemeriksaan yang menentukan apakah mata mengalami kerusakan berdasarkan analisis cup disk ratio pada mata dari citra fundus, yang perlu diperhatikan apakah nilai cup disk ratio melewati ratio 0,5? karena nilai tersebut adalah batas normal cup disk ratio pada mata. Maka aplikasi ini akan memberikan diagnosa berdasarkan pohon keputusan yang dimiliki dan dengan menggunakan ilmu pengolahan citra akan dianalisis citra fundus untuk diketahui apakah mata tersebut mengalami kerusakan.

Kata kunci : Sistem pakar, glaukoma primer, algoritma C4.5, forward chaining, citra fundus, pengolahan citra.

Abstract-Related to eye health, more advanced level of technology in the world to med many hospitals are using advanced tools to help simplify and improve the effectiveness of medical personnel such as nurses and doctors. Eyes have many kinds of diseases, one of the disease glaucoma is the second leading cause of blindness in the world’s, after cataract or lens opacities, with the number of people estimated at ± 70 million people. Then came an idea to design an expert system which can handle the glaucoma disease, but not all glaucoma due to limitation of time and information can be obtained from the expert eye disease. Expert systems will represent the expert knowledge of eye diseases, because an artificial intelegence is the system given knowledge in certain subject. Using C4.5 algorithm which can represent rules in downloading a diagnosis of primary glaucoma. Forward chaining method is used because it is suitable for tracking a fact already owned or known before, following the design of the knowledge base of an artcial intelegence which is based on the fact owned. The results of which determine whether the damage is based on the analysis of the cup disc ratio of eye fundus images, which need to be considered whether the cup disk ratio value ratio past 0.5? because these values are the normal limits of the eye cup disk ratio. Then this application will provide a diagnosis based on decision tree and image processing, images will be analyzed to know whether the eyes are damaged or not.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s